Categories
LIP

Cegah Stres Finansial Dengan Cara Mengatur Keuangan Ini

Di masa seperti ini, seseorang dituntut untuk bisa mengelola keuangannya dengan baik. Namun banyak kalangan masih kesulitan untuk mengelolanya, terutama kalangan remaja. Padahal mengelola keuangan itu sangat penting agar dapat tercukupi kebutuhan dengan baik. Tidak hanya orang tua saja yang harus bisa mengelola keuangan dengan baik. Menghindari penggunaan dana darurat ini sangat penting untuk Anda lakukan. Saat kondisi pandemi seperti saat ini Anda harus menyiapkan setidaknya dana darurat minimal untuk 3-6 bulan kedepan.

Itu berarti dana darurat yang perlu dimiliki berdasarkan rumus di atas mulai dari Rp30 juta – Rp60 juta. 50 persen pendapatan untuk kebutuhan utama, 30 persen untuk keperluan yang tidak mendesak, dan 20 persen itu untuk tabungan. Dari alokasi 20 persen inilah bujet pengeluaran tidak terduga bisa disiapkan. Untungnya, menyiapkan bujet ini adalah ketika dibutuhkan akan sangat berguna, dan ketika tidak digunakan bisa menjadi tambahan untuk dana darurat atau tabungan.

Misalnya, dengan melakukan usaha online store, freelance, atau kerja paruh waktu. Pilihlah pekerjaan yang fleksibel sehingga tidak menyita waktu kuliahmu. Meskipun kondisi sedang sulit, bukan berarti harus berhenti berinvestasi. Bahkan, sebaliknya sebisa mungkin usahakan untuk perbanyak menabung dengan cara menyisihkan penghasilan secara ekstra atau mengehemat beberapa anggaran keuangan yang dinilai tidak perlu. Dalam situasi krisis ini, Anda harus pintar mengatur anggaran keuangan jika tidak ingin kondisi keuangan Anda bermasalah.

Pertama, Dimas menyampaikan masih banyaknya perilaku konsumtif masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Bahkan kadang ada keinginan untuk memiliki sesuatu lebih besar dari kebutuhan dan daya beli sehingga berujung utang. Hal tersebut merupakan perilaku keuangan tidak sehat dan perlu introspeksi.

Apabila kamu punya utang atau cicilan, prioritaskan dahulu untuk bisa melunasinya satu persatu. Premi asuransi yang kita bayarkan dapat melindungi aset dan mencegah kehilangan aset dan utang. Mereka merasa rugi karena selama ini mereka membayar asuransi namun tidak pernah mendapatkan manfaatnya. Biasanya, untuk yang masih single atau belum berkeluarga, kamu perlu mengumpulkan sebesar 6 kali total pengeluaran per bulan. Jangan sedih, yuk ikuti suggestions jitu atur keuangan dari sang monetary planner, Prita Ghozie, di video berikut ini.

Pastikan, Anda sudah tahu dalam sebulan harus keluar uang berapa dan untuk apa saja. Karena pertanyaan berikutnya adalah, mana pengeluaran yang bisa Anda kurangi atau hindari? Jika pengeluarannya memang wajib, tidak harus Anda berhentikan complete, cukup dikurangi saja. Sebelum memulai pengelolaan uang, sebaiknya kamu menetapkan tujuan konkret dan dapat dicapai sehingga kamu memiliki tujuan yang jelas. Tujuan ini berguna untuk menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri kamu, sehingga kamu dapat menaklukkan tujuan ini di masa depan. Pada saat pandemi, mau tidak mau seseorang harus bisa mengatur keuangan dengan bijak.

Banyak orang yang memiliki gaji atau penghasilan yang layak namun sedikit memiliki tabungan. Hal itu menyadari kita bahwa penting untuk Situs Judi Slot menahan ego demi mengumpulkan pundi-pundi uang yang bermanfaat. Demikianlah keenam cara mengatur keuangan usaha dagang dengan praktis.

Tips mengatur keuangan

Kesemuanya itu mencakup dana pendidikan, kesehatan, dana hunian, ibadah, liburan, dan pensiun. Sisa dari uang itulah yang bisa anda gunakan selama sebulan kedepan. Besarnya dana darurat harus kamu hitung berdasarkan jumlah pengeluaran rumah tangga per bulan, biasanya 3 hingga 12 kali pengeluaran bulanan. Mengatur keuangan sudah jadi kewajiban anak kost supaya biaya hidup terpenuhi dengan anggaran yang ada.

GoPay juga teruskan fokusnya pada pengembangan bisnis, baik di dalam maupun di luar ekosistem Gojek, berikan akses dan kemudahan layanan keuangan digital untuk seluruh masyarakat Indonesia. Di antaranya lewat pengembangan produk dan fitur serta kerja sama dengan beragam pihak seperti lembaga keuangan, untuk akselerasi inklusi keuangan. Gopay sendiri telah menghadirkan berbagai inovasi yang membantu masyarakat mengatur keuangan dengan lebih mudah, mulai dari kemudahan pembayaran instan sehari-hari, bayar akhir bulan dengan GoPayLater. Gopay merancang FinanSiap untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan dan investasi digital. GoPay mengajak anak muda agar jadi generasi yang melek keuangan lewat program FinanSiap.

Setelah jelas mengenai pembagian goal, maka yang lebih detil dalam mengatur keuangan keluarga sekarang adalah merinci pemasukan dan pengeluaran dalam keluarga. Hal ini sering kali dinilai sepele namun sangat penting untuk dilakukan. Ada pula yang menganggap merinci adalah hal yang rumit, membosankan, dan membuat hidup menjadi tak spontan. Tapi beginilah hal yang harus anda lakukan jika menginginkan keuangan keluarga yang stabil. Salah satu hal paling penting dalam mengelola keuangan rumah tangga adalah adanya transparasi keuangan.