Vaksinasi Mandiri

Vaksinasi Mandiri

Tidak hanya itu, penyelenggaraan vaksinasi mandiri juga perlu memperhatikan kerahasiaan data pribadi penerima vaksin. Peneliti Center for Indonesian Policy Studies Siti Alifah Dina mengatakan perlindungan information pribadi penting dilakukan karena sebagian knowledge-knowledge yang dikumpulkan merupakan information sensitif dan berdampak negatif kalau bocor. JAKARTA – Pemerintah menetapkan regulasi vaksinasi Covid-19 jalur mandiri atau gotong royong yang dilakukan oleh pihak swasta. Aturan tersebut dibukukan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021.

Oleh karena itu, vaksinasi yang sudah mulai kita lakukan harus dipastikan tak sia-sia. Semakin lama virus mematikan itu dibiarkan merajalela semakin babak belur pula kita dibuatnya. Keganasannya harus segera diakhiri dan jurus paling ampuh untuk menyudahinya ialah dengan mengoptimalkan vaksinasi.

Menurut JK penyuntikan vaksin COVID-19 secara mandiri dapat mempercepat pemerintah dalam mencapai goal vaksinasi. Pemerintah resmi mengizinkan vaksinasi Covid-19 lewat jalur mandiri yang dikelola oleh pihak swasta. Pemerintah juga telah merancang peta jalan pemberian vaksin Covid-19. Nah, masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya masuk dalam pemberian vaksin tahap ketiga setelah pekerja sektor publik dan masyarakat lanjut usia. “Yang penting, masing-masing badan usaha, sektor usaha dan koperasi memahami, mengerti bahwa prioritas kita hari ini vaksinasi agar bisa keluar dari masalah,” kata dia.

Dia mengatakan, untuk program vaksinasi gotong royong akan digunakan vaksin merek Sinopharm, Novavax, dan Moderna. Untuk vaksinasi mandiri, PT Bio Farma menentukan produsen mana yang digunakan. Jika sudah ditentukan, harga vaksin mandiri ini baru akan ditetapkan setelah adanya pertemuan antara pihak Bio Farma dengan produsen vaksin. Untuk itu, kata Budi, pemerintah saat ini juga belum bisa menetapkan batas harga vaksin mandiri. Merek vaksin untuk vaksinasi mandiri ini berbeda dengan yang dipakai untuk program vaksinasi Covid-19 pemerintah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut vaksin pemerintah ada empat, yaitu vaksin Sinovac dari Cina, AstraZeneca dari Inggris, Pfizer asal Jerman-Amerika, Novavax dari Amerika.

Formulirnya juga sudah dimasukkan, termasuk memilih kemampuan biaya perusahaan untuk vaksinasi tersebut. Ia menilai hal tersebut lebih ringan dibandingkan sederet protokol kesehatan yang sudah dilakukan PR Sukun sejak awal pandemi hingga saat ini. Mulai dari pelaksanaan skrining karyawan secara berkala dengan tes cepat, hingga pengurangan jadwal produksi. Ini sebenarnya Tembak ikan merupakan efek domino yang diharapkan dalam mengakselerasi capaian cakupan vaksinasi agar tercapai herd immunity, dan kita bisa keluar dari pandemi yang panjang ini. Pada kesempatan berbeda, Epidemiolog dari Universitas Andalas Defruman Djafri mengatakan bahwa vaksinasi mendiri dapat membantu mempercepat tercapainya kekebalan kelompok terhadap Covid-19.

Comments are closed.