Seperti Ini Cara Kerja Vaksin Covid

Seperti Ini Cara Kerja Vaksin Covid

Namun, kali ini dilakukan lewat prosedur paralel untuk mempersingkat waktu. Pemantauan pun tetap dilakukan bahkan setelah vaksin sudah diperkenalkan dan didistribusikan. Pengembangan vaksin pun dipercepat namun dengan menerapkan metode yang sama. Vaksin diberikan pada skala yang lebih Bandar Slot luas, mencakup hingga ribuan partisipan yang juga dibandingkan dengan kelompok pembanding. Sering kali percobaan fase ketiga dilakukan di banyak negara dan beberapa tempat di dalam satu negara untuk memastikan bila vaksin baru bisa diaplikasikan kepada banyak populasi yang berbeda.

Setengah dari mereka akan diberi vaksin Covid-19, setengahnya lagi disuntik dengan vaksin meningitis, bukan virus corona. Saat suatu masyarakat divaksinasi, semua orang terlindungi, termasuk orang-orang yang tidak dapat divaksinasi akibat kondisi kesehatan penyerta. Di sepanjang sejarah, manusia telah berhasil mengembangkan vaksin-vaksin untuk sejumlah penyakit yang mengancam nyawa, seperti meningitis, tetanus, campak, dan polio. Hal ini berarti bahwa jika seseorang terpapar suatu patogen berbahaya di masa depan, sistem imun orang tersebut akan mampu segera merespons, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit. Sementara itu, efikasi vaksin Johnson & Johnson pada kasus Covid-19 dalam tahap uji coba di beberapa wilayah menunjukkan hasil yang berbeda-beda, Amerika Serikat 72%, Amerika Latin sixty six%, dan Afrika Selatan 57%. Efikasi vaksin ditunjukkan dengan penurunan angka persentase kasus penyakit pada kelompok orang yang menerima vaksinasi.

Pertahanan degree satu ini dapat berupa kulit, enzim di dalam tubuh, dan juga saluran pernapasan yang menjadi salah satu tempat awal masuknya pathogen virus. Vaksin yang disuntikkan atau diteteskan ke tubuh manusia akan membentuk antibodi melawan penyakit tertentu. Tubuh yang telah disuntikkan vaksin itum kemudian akan membentuk antibodi yang berfungsi sebagai “pasukan” yang melawan virus Covid-19. Tim Oxford sudah lebih dulu mengembangkan vaksin penyakit Middle East Respiratory Syndrome , tipe lain dari virus corona, dengan menggunakan cara yang sama dan sudah menunjukkan hasil menjanjikan dalam uji klinis. Dua sukarelawan disuntik dengan vaksin tersebut, dan mereka adalah yang pertama dari 800 orang yang direkrut untuk penelitian ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Vaksinolog dan spesialis penyakit dalam, dr Dirga Sakti Rambe, menjelaskan bahwa komponen virus yang ada di dalam vaksin membantu tubuh untuk membentuk kekebalan terhadap penyakit. Sejauh ini, pengembangan vaksin untuk Covid-19 berfokus pada penggunaan salah satu bagian dari virus corona, yaitu spike protein atau duri-duri yang menyelubungi permukaan virus. SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, seperti yang sudah diterakan oleh para peneliti, terdiri dari material genetik yang dibungkus membran yang memiliki duri-duri dari protein. Virus berikatan dengan reseptor dan kemudian masuk ke dalam sel di saluran pernafasan kita menggunakan duri-duri tersebut.

Potensi efek samping ini didapat dari hasil uji coba yang telah dilakukan sebelumnya. Menurut klaim yang dikeluarkan oleh Johnson and Johnson, efektivitas vaksin buatan mereka dalam mencegah gejala Covid-19 berkisar antara persen. “Begitu sel tumor muncul atau setelah virus menginfeksi sel target, sel T dapat segera membersihkannya, ”kata Irvine. “Baik dalam percobaan virus dan tumor, kami memanfaatkan gagasan ini, seperti yang telah ditunjukkan orang lain. Sel-sel T memori ini berkumpul di paru-paru dan sedang menunggu di sana. Vaksin ini juga termasuk bahan pembantu yang disebut CpG, yang membantu memicu respons kekebalan yang lebih kuat.

Comments are closed.