Makin Kaya Pahala, Rutinkan Sedekah Saat Lapang

Makin Kaya Pahala, Rutinkan Sedekah Saat Lapang

Semua orang tua berharap bisa memberikan pelajaran akhlak yang baik saat memiliki anak. Orang tua akan berusaha membuat anaknya sukses di dunia bahkan diakhirat dikarenakan orang tua yang sudah tua renta pasti akan lemah dalam berbagai hal lemah fisik, lemah harta sehingga memerlukan bantuan anak agar terbantu sobat. Maksudnya adalah nilai atau standar kekayaan setiap orang itu berbeda. Banyak orang yang hidupnya tergolong berkecukupan tapi merasa kaya. Banyak pula orang yang sudah memiliki banyak uang tapi masih menganggap dirinya belum kaya.

Ada juga yang gemar sekali bersedekah, namun dengan tujuan untuk memperlancar rizki dan karir. Begitu pula ada yang rajin bangun di tengah malam untuk bertahajud, namun tujuannya hanyalah ingin menguatkan badan. Tetapi niat di dalam hati senyatanya tidak ikhlash karena Allah, namun hanya ingin mendapatkan tujuan-tujuan duniawi semata. Kalau memang demikian, mereka bisa termasuk orang-orang yang tercela sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut. • Sahabat yang mulia ‘Utsmân bin ‘Affân bin Abil ‘Ash al-Umawi Radhiyallahu anhu , salah seorang dari Khulafâur Râsyidiin dan sepuluh orang Sahabat yang dijamin masuk surga oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam .

Kedua pendapat ini juga dinukil dari ucapan Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah . Sifat rakus inilah yang akan terus menyeretnya untuk terus mengejar harta dan mengumpulkannya siang dan malam, dengan mengorbankan apapun untuk tujuan tersebut. Sehingga tenaga dan pikirannya akan terus terkuras untuk mengejar ambisi tersebut, dan ini merupakan kerusakan sekaligus siksaan besar bagi dirinya di dunia.

Tidak hanya keluarganya, tetangga di sekitar rumahnya juga ikut menikmati kelebihannya. Jika seseorang melakukan amalan semacam ini, namun hanya ingin mengharapkan balasan dunia saja dan tidak mengharapkan balasan akhirat, maka orang yang melakukannya telah terjatuh dalam kesyirikan. Perlu diketahui pula bahwa amalan semacam ini tidaklah muncul dari seorang mukmin. Orang mukmin walaupun lemah imannya, dia pasti selalu mengharapkan wajah Allah dan negeri akhirat.

“Pandanglah orang yang berada di bawahmu dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu . Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Muslim no. 2963). Gencarnya media judi online dalam menampilkan kehidupan yang serba mewah telah menimbulkan gaya hidup konsumsif dalam masyarakat kita. Tidak hanya terjadi di kota-kota besar, gaya hidup konsumtif pun mulai merambah ke pelosok-pelosok desa.

Yuk jadi anak muda yang cerdas dan pandai mengelola keuangan, agar di hari tua nanti dapat memetik impact funding yang berlipat ganda. maka kamu tidak akan pernah jadi pedagang atau pebisnis sukses. Selain untuk mengusir jin, doa Nabi sulaiman di atas juga dapat digunakan untuk menjinakan binatang. Semisal Anda bertemu ular liar atau binatang buas lainnya.

Al Bukhari membawakan hadits dalam Bab “Siapa yang menjaga diri dari fitnah harta”. Ternyata tawakal ini sangat mujarab untuk membukan pintu rezeki selebar-lebarnya. Bahkan, burungpun diberi rezeki sama Allah, saat ia berusaha terbang kesana kemari untuk mendapatkan makanannya.

Comments are closed.